Microsoft ungkap pendapatan Azure dalam dolar: 33,2 miliar dolar AS
Untuk pertama kalinya Microsoft melaporkan pendapatan Azure dalam dolar: 33,2 miliar dolar AS pada Juli-September, naik 48%. Angka ini memudahkan perbandingan dengan pesaing awan.
Angka dolar pertama untuk Azure
Microsoft untuk pertama kalinya menyebut pendapatan Azure, layanan komputasi awan (cloud) miliknya, dalam dolar. Menurut TechCrunch, Azure menghasilkan 33,2 miliar dolar AS pada kuartal Juli-September, naik 48% dari tahun sebelumnya. CNBC mencatat angka yang lebih rinci, yakni 33,17 miliar dolar AS.
Sebelumnya, Microsoft biasanya hanya melaporkan persentase pertumbuhan atau menggambarkan tonggak pendapatan secara samar, menurut TechCrunch. Dalam rilis resminya untuk kuartal pertama tahun fiskal 2027, Microsoft hanya menyebut pendapatan Azure naik 48%. Angka dolar muncul dalam pemberitaan TechCrunch dan CNBC, dan keduanya menyebut Microsoft yang mengungkapkannya.
Pengungkapan ini memudahkan investor membandingkan Azure dengan Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud, yang perusahaan induknya sudah melaporkan pendapatan awan dalam dolar tiap kuartal.
Melampaui perkiraan analis
Menurut TechCrunch, pendapatan Azure sekitar 850 juta dolar AS lebih tinggi daripada perkiraan analis sebesar 32,3 miliar dolar AS. CNBC mengutip konsensus StreetAccount sebesar 32,32 miliar dolar AS. Pertumbuhan 48% juga melampaui kisaran 44%-45% yang diproyeksikan Direktur Keuangan Microsoft, Amy Hood, pada Juli, menurut TechCrunch. CNBC menyebut pertumbuhan pada kuartal Juni sebesar 42%.
Azure, tempat perusahaan menyewa daya komputasi untuk menjalankan aplikasi, perangkat lunak berbasis langganan (SaaS), serta membangun dan menjalankan model AI, kini menjadi lini produk terbesar dan tercepat tumbuh di Microsoft menurut angka perusahaan, kata TechCrunch. TechCrunch menghitung Azure menyumbang sekitar 36% dari total pendapatan kuartalan Microsoft sebesar 92,3 miliar dolar AS.
Bahan sumber tidak merinci berapa porsi pertumbuhan Azure yang berasal dari beban kerja AI. Hood mengatakan permintaan masih melebihi pasokan, seperti dikutip CNBC: “We still have demand that exceeds supply.” Menurut CNBC, Microsoft tengah membangun infrastruktur pusat data untuk memenuhi permintaan AI.
Perbandingan dengan Google Cloud dan AWS
Menurut TechCrunch, Alphabet melaporkan pendapatan Google Cloud sebesar 30,7 miliar dolar AS pada kuartal yang sama, sehingga Azure sedikit di atasnya. Google Cloud, yang juga mencakup langganan Workspace, hampir dua kali lipat pendapatannya dari tahun sebelumnya dan tumbuh sekitar dua kali lebih cepat daripada Azure, menurut perhitungan TechCrunch.
Amazon baru melaporkan hasil keuangannya sehari setelah Microsoft dan Alphabet, yaitu Kamis. TechCrunch menyebut AWS sebagai pemimpin pasar awan dan tidak ada pihak yang berharap Microsoft melampauinya saat ini. Angka AWS belum tersedia dalam bahan yang dikutip artikel ini, sehingga selisih Azure dengan AWS belum dapat dihitung.
Perbandingan antarperusahaan juga punya batas. Cakupan tiap segmen berbeda: Google Cloud memasukkan Workspace, sedangkan Azure berada dalam segmen Agents and Infra bersama bisnis awan Microsoft 365. Microsoft belum merinci di bahan yang tersedia bagaimana angka dolar Azure didefinisikan secara rinci.
Segmen baru dan arus kas
Microsoft memperkenalkan dua segmen usaha baru kuartal ini. Sebelumnya, perusahaan melaporkan tiga segmen: Productivity and Business Processes, Intelligent Cloud, dan More Personal Computing. Menurut rilis resmi Microsoft, segmen Agents and Infra mencatat pendapatan 76,8 miliar dolar AS, naik 25%. Segmen lainnya, Devices and Consumer, membukukan 15,5 miliar dolar AS, turun 3%.
Hood menyatakan hasil kuartal ini melampaui ekspektasi untuk pendapatan, laba operasi, dan laba per saham. Menurut CNBC, arus kas bebas Microsoft turun 27% menjadi 18,63 miliar dolar AS, sementara Alphabet melaporkan arus kas bebas negatif lebih dari 9 miliar dolar AS dan Meta menyatakan arus kasnya negatif untuk pertama kalinya.
CNBC juga melaporkan bahwa Hood menyebut beberapa pengiriman kapasitas pihak ketiga yang diharapkan pada kuartal pertama tertunda, terkait penyedia GPU sebagai layanan (GPU-as-a-service).
Apa berikutnya
Untuk kuartal fiskal kedua, Hood memperkirakan pertumbuhan Azure 49%-50% dalam kurs tetap, menurut CNBC, dibandingkan konsensus StreetAccount 45,1%. Belanja modal diproyeksikan di atas 50 miliar dolar AS, dengan percepatan pada semester kedua tahun fiskal, terutama untuk CPU dan GPU.
Laporan AWS yang menyusul akan menunjukkan seberapa dekat jarak Azure dengan pemimpin pasar. Analis, menurut TechCrunch, juga mengharapkan awan Amazon tumbuh.